Posts

Showing posts from March, 2015
Apa kamu merasa bahagia?
________
Pertanyaan pada suatu malam. Kita menyepakati 1 jawaban yang sama untuk alasan yang berbeda

Surat dari Dewi

Apa kabar kita? Sepertinya sudah lama sekali kita tak bertukar cerita. Terakhir yang aku tahu, kau sedang dilema dengan materi thesis-mu yang tak kunjung selesai. Bagaimana sekarang kelanjutannya, sudah beranjak dari chapter yang sempat kau diskusikan denganku dulu? Ah itu pertanyaan paling bodoh karena aku tak akan pernah mendapatkan jawabannya. Aku sudah tak berani lagi bertanya.  Nyaliku ciut.
Aku ingat saat pertama kali kita jumpa. Tempat kerjamu mengundangku untuk menjadi pembicara. Kamu yang bertanggung jawab atas keberadaanku disana kala itu. Sosok tinggi kurus rambut gondrong menjemputku di bandara. Dengan kaos hitam, celana jeans buluk dan sepatu kets hitam kau menghampiriku, menyapaku,  memastikan bahwa aku adalah orang yang harus kamu jemput.
Tak sepatahkatapun keluar, apalagi obrolan basi untuk sekedar memecah keheningan. Perjalanan saat itu seperti sebuah kutukan. Aku yang ber-ego sebesar gunung bertahan dengan aksi tak mau memulai percakapan lebih dulu. Aku sibuk memaki…

Katamu: kataku buat bahagia; kataku: katamu torehkan luka

Entah apa maumu. Datang tanpa undangan, diam-diam menyusup ke dalam kepalaku, berputar-putar, tersenyum-senyum, bersenang-senang. Kau pikir kepalaku taman bermanin?
Ya aku mencintaimu. Entah sejak kapan ketertarikanku atasmu berubah menjadi cinta. Yang pasti, sejak pertemuan pertama kita, aku mulai memikirkanmu. Bertanya-tanya tentang siapa kamu, apa namamu, dari mana asalmu dan apakah kau punya kekasih?
Aku mencinta dengan perbuatan. Aku mewujudkannya dengan perbuatan. Aku memperhatikanmu tanpa selalu berharap kau balas memperhatikan aku. Aku menjagamu tanpa selalu ada disisimu. Tapi akulah orang yang pertama mengetahui jika kamu sakit. Aku orang yang mau repot-repot mendatangimu hanya untuk memberikan pertolongan pertama atas sakitmu. Aku mencintaimu dengan caraku. Maka ketika aku utarakan perasaanku dan menyatakan niat baikku, tentu aku mengharapkan jawaban yang tak akan mengecewakan.
Tapi dengan dalih kau masih berkubang dalam luka lama, kau menolakku dengan sangat halus. Kau menjawa…

Balada Malam Minggu: None of Your Business

Kelakuan teman-temanku memang selalu memberiku inspirasi untuk menulis. Kali ini yang akan aku tuliskan adalah sesuatu yang "BUKAN URUSANMU"
Saat sahabat lama kembali bersua, ada banyak hal yang menjadi topik pembicaraan, mulai dari rasa rindu, sampai kenangan masa lalu. Dan tentu saja update dari orang-orang masa lalu itu menjadi salah satu topik yang cukup seru untuk dibahas karenaaaa --- people love talking behind one's back.
Lalu mulailah komentar-komentar judgement meluncur; 'itu namanya egois', 'dia emang ga pengertian', 'itu kan salah, harusnya ga boleh begitu', dsb. Itu sih biasa,  rata-rata orang ngelakuin hal itu pas kongkow ngobrol-ngobrol macam ini, tapi ada satu orang yang dengan santainya cuma nanggepin komentar-komentar itu sambil senyam-senyum dan ketika dia punya kesempatan bicara dia dengan santainya bilang, 'udah deeeeeeh, ngapain sih ngomongin ginian? Ini bukan urusan kita.'
Saluteeeeee.
Aku angkat gelas buat komentarn…

Bayi yang tertidur

Image
I would share an ugly truth happens around us,
well written by a girl.


written by Dokter Fina published at her tumblr


Tahukah Anda, Mengapa Bayi Pengemis Selalu Tertidur?

Wanita itu duduk di lantai kotor dan di sampingnya terletak sebuah tas. Dalam tas itu orang melempar uang. Di tangan wanita, tidur seorang bayi berusia dua tahun. bayi itu berpakaian kotor. Banyak orang yang lewat akan memberikan uang.

Selama sebulan aku melewati pengemis yang sama dan dengan waktu yang berbeda- beda. Dan ada hal yang mengganjal dalam benakku. Bayinya selalu tertidur saat aku lewat. Ya bayinya tidur. Tidak pernah menangis atau menjerit , selalu tertidur di dalam gendongan pengemis itu. "Kenapa dia tidur sepanjang waktu?" Aku bertanya (kepada pengemis), menatap bayi.

Pengemis pura-pura tidak mendengar saya. Dia menunduk dan menyembunyikan wajahnya di kerah jaket lusuh nya. Aku mengulangi pertanyaan itu. Wanita itu mendongak , melhatku, seakan kesal dengan pertanyaanku. "B*ngs*t" , bibirnya b…
"Don't put a limit on anything. The more you dream the farther you get" 
-Michael Phelps

The Diary of a Young Girl

Anne Frank:
It’s difficult in times like these: ideals, dreams and cherished hopes rise within us, only to be crushed by grim reality. It’s a wonder I haven’t abandoned all my ideals, they seem so absurd and impractical. Yet I cling to them because I still believe, in spite of everything, that people are truly good at heart.

Diet

I love talking, daaaaaan salah satu yg bisa bikin aku susah berhenti bicara adalah NGELUHFor the sake of happy life, aku memutuskan salah satu gaya hidup baru yang membuat lebih sehat jasmani dan rohani:DIET NGELUHCukup lakukan setiap kali akan ngeluh, ga usah lama-lama, cuma tiap kali, ga banyak kok.