Monday, December 28, 2015

Friday, December 18, 2015

Wednesday, December 16, 2015

Saturday, December 12, 2015

Aku lelah dikoyak-koyak rindu
Rasanya ingin segera bertemu
Lalu bilang, 'sudah cukup! Jangan pernah lagi jauh dariku!'


_________
Puisi untuk S sebagai balasan puisi pagi-paginya yang sangat mengejutkanku.
Tapi dia bilang dia geli membacanya. Dia tidak tahu saja, akupun geli sendiri mengirimkan hal seperti ini pada pria untuk pertama kalinya. Ah tapi dia kan suamiku
Share:

Thursday, December 10, 2015

cahaya mentari menyinari pagi nan indah.
Ukiran kata yg membuat luka hati terpana.
Tak perlu jua kau risau dengan sesak sukma.
Langit menjadi saksi keindahan sang pencipta.
Dunia penuh suka cita bagai fatamorgana.
Pedang dikanan, keris dikiri berselempang semangat yg tak bisa mati.
(Pusisi utk semangat di pagi hari)

______________
Suatu pagi S mengirimi saya sebuah puisi. Dia bilang bahwa dia merasa punya bakat dalam seni.

Hari itu, rasanya indah sekali, mungkin karena hari dimulai dengan pagi ceria di hati. Teruslah menulis puisi sayang, aku akan menanti.
Share:

Saturday, December 5, 2015

Ikhlas

Ikhlas itu bukan pasrah nerima derita lalu pura-pura bahagia. Ikhlas itu artinya menyerahkan diri pada Tuhan untuk menjadi bahagia
Share: