Saturday, February 24, 2018

Gaya Belajar (Aliran Rasa)

Saya harus mengakui, selama saya mengikuti kelas Bunda Sayang saya belum bisa menuliskannya dengan baik.Semuanya saya tulis secara serampangan, hanya kulitnya saja. Bahkan di materi-materi menarik sekalipun saya tidak bisa menggali isi kepala saya dan menuangkannya dalam bentuk tulisan.
Materi gaya belajar yang seyogyanya saya lakukan bersama dengan anak akhirnya saya alihkan bersama suami. Namun di tengah perjalanan hal itupun tidak berhasil. akhirnya saya putuskan untuk mengamati gaya belajar diri saya sendiri.
yang menarik adalah kenyataan bahwa kita ternyata butuh waktu untuk mengenal diri sendiri. Hal ini biasanya tidak menjadi prioritas karena dianggap tidak penting, atau terkadang kita menganggap paling tahu untuk urusan 'dirinya'.
Akhirnya saya seperti orang Indonesia kebanyakan, tetap bersyukur meski tidak mencapai hasil yang diharapkan. saya bersyukur, meski saya tidak jadi melibatkan anak saya dalam tantangan mencari tahu gaya belajar yang paling sesuai dengan dirinya; meski kembali gagal melibatkan orang terkasih dalam tantangan yang sama; setidaknya saya berhasil mengetahui gaya belajar yang paling sesuai dengan diri saya.
sebagai anak 'visual', saya akhirnya mengerti mengapa saya suka mendadak 'budeg' jika harus menerima telefon, atau 'mendadak budeg' jika berbincang saat bermotor, atau bahkan 'bego' untuk urusan menguping. semua itu adalah normal, sudah menjadi bawaan yang tidak perlu saya tutupi dengan berpura-pura punya daya dengar sebaik anak 'auditory'.
untuk selanjutnya, di kesempatan lain. saya harap saya bisa mengobservasi gaya belajar anak saya juga suami saya demi kebaikan kami bersama.


#gayabelajar
#aliranrasa
#KuliahBundSayIIP
Share:

Saturday, February 17, 2018

Gaya Belajar (Day 10)

Akhirnya Saya semakin yakin bahwa Gaya Belajar yang paling efektif bagi Saya adalah visual.

Saya beberapa Kali membekali diri dengan catatan sehingga Saya bisa langsung menuliskan instruksi atau informasi apapun yang diperlukan.

Hasilnya Saya tidak terjebak lagi dalam kebingungan a.k.a lemot 😊


#hari10
#tantangan10hari
#gayabelajar
#KuliahBundSayIIP
Share:

Gaya Belajar (Day 9)

Saya masih merasa sedikit penasaran dalam menguji auditory diri.

Saya mencoba Belajar sambil mendengarkan Musik yang Saya suka. Hasilnya gagal, Saya malah berdendang bukannya mengingat-ingat informasi yang saya baca.

Saya ganti dengan musik klasik dan musik instrumental, Saya merasa terganggu dengan keberadaan suara musik itu.

#hari9
#tantangan10hari
#gayabelajar
#KuliahBundSayIIP

Share:

Gaya Belajar (Day 8)

Berbekal kepercayaan diri bahwa Saya adalah anak visual, Saya mencoba game mencari 1 perbedaan dari 2 buah gambar yang identik.

Saya mendapatkan skor yang lebih tinggi dibandingkan dengan teman Saya


#hari8
#tantangan10hari
#gayabelajar
#KelasBundSayIIP
Share:

Gaya Belajar (Day 7)

Dengan mempercayai diri bahwa Saya adalah anak visual, Saya membuat beberapa catatan:

1. Saya mengalami kesulitan dalam menangkap instruksi lisan yang mendadak.
Beberapa Kali Saya terjebak kebingungan di awal instruksi sampai akhirnya Saya mengetahui awal Mula atau minimal tujuan dari instruksi tersebut. Otak Saya butuh memproses dalam bentuk: awal-tengah-akhir hingga akhirnya Saya bisa memutuskan tindakan apa yang harus Saya ambil untuk melaksanakan instruksi tersebut.

2. Saya mengalami kesulitan menangkap percakapan tanpa bertatap muka, Dan atau percakapan dengan suara bervolume kecil.
Sering bagi Saya tidak dapat menangkap perkataan Suami Saya saat berada di motor. Jika kami bercakap-cakap, sering Saya merasa bahwa Saya tidak dapat mendengarkan suara Suami Saya dengan jelas. Begitupula dengan bisik-bisik atau mengobrol dengan volume kecil, bagi Saya lebih baik jelas atau tidak sama sekali, karena Saya tidak bisa memahami percakapan dalam kondisi seperti itu.

3. Saya lebih mudah memahami informasi dalam bentuk info grafis
Saya akan lebih cepat memahami informasi dalam gambar. Lebih bisa menebak simbol dibandingkan sederet tulisan monoton yang membosankan.

4. Saya lebih mudah menjelaskan dengan petunjuk gambar atau Bagan
Mudah bagi Saya menjelaskan dengan runut sebuah cerita, apalagi dengan bantuan gambar.

5. Saya lebih percaya tulisan Saya sendiri dibandingkan ingatan Saya.
Ingatan dari sebuah instruksi lisan bagi Saya tidak bisa dipercaya dibandingkan catatan mengenai insttuksi tersebut.


Sebetulnya kalau dipikir-pikir lagi, masih Ada catatan yang bisa saya bubuhkan disini, tapi Saya sudah mengantuk


#hari7
#tantangan10hari
#gayabelajar
#KelasBundSayIIP
Share:

Gaya Belajar (Day 6)

Ditengah kebimbangan Saya mengobservasi diri sendiri, Saya mendapati diri terjebak dalam instruksi atasan yang menurut Saya tidak jelas. Butuh beberapa saat bagi Saya untuk mencerna apa yang dia inginkan dari Saya.

Pada akhirnya, Saya menyadari bahwa instruksi beliau ternyata sederhana. Setelah Saya menuliskan apa yang dia inginkan dalam secarik kertas, otak Saya mampu membayangkan kegiatan yang harus Saya kerjakan. Hal ini memberikan Saya petunjuk yang jelas, kemungkinan besar Saya anak visual.



#hari6
#tantangan10hari
#gayabelajar
#KelasBundSayIIP
Share:

Gaya Belajar (Day 5)

Akhirnya Saya memperhatikan diri Saya sendiri dalam belajar.

Ada beberapa Hal yang Saya perhatikan, diantaranya:
Saya tidak pernah mencoba Gaya Belajar kinestetik, dimana Saya berhasil ngengingat informasi sambil olah tubuh.
Saya cenderung visual&auditory karena beberapa kesukaan Saya: mendengarkan cerita juga membaca buku.

Disini Saya mulai dibuat bingung.
Apa Saya anak auditory, atau anak visual?



#hari5
#tantangan10hari
#gayabelajar
#KuliahBundSayIIP


Share:

Gaya Belajar (Day 4)

Kalau dipikir-pikir, akan lebih efektif kalau Saya pelajari diri sendiri bagaimana Gaya Belajar yang efektif bagi diri Saya. Penting juga bagi Saya until mengetahuinya mengingat Saya sendiri akan mengikuti diklat dalam waktu dekat ini.

Memperhatikan Suami ditambah juga guyonan-guyonan ala dirinya membuat Saya bingung untuk mengobservasi Gaya Belajarnya. Dia dengan bangga mengaku kalau Gaya Belajar dia itu visual + auditory + kinestetik. Aaaaahhh, sesukamu sajalah Sayang.. kamu jumpalitan sambil melotot Dan pakai headsetpun aku tetap suka

#hari4
#tantangan10hari
#gayabelajar
#KuliahBundSayIIP

Share:

Gaya Belajar (Day 3)

Baru sehari saya coba obeservasi gaya belajar suami saya, rasanya saya sudah nyerah. Awalnya saya mau buat jalan pintas, saya tunjukan materi 'gaya belajar' pada suami saya dan berharap setelah sedikit menelaah dirinya sendiri suami saya bisa segera memberi tahu saya apa hasilnya. Alih-alih mendapat pencerahan, saya dibuatnya pusing dengan pengakuannya yang memiliki gaya belajar visual + auditory + kinestetik.


#hari3
#tantangan10hari
#gaya belajar
#KuliahBundSayIIP
Share:

Friday, February 16, 2018

Gaya Belajar (Day 2)

Rasanya hampir mustahil saya minta ibu saya yang melakukan pengamatan tentang gaya belajar anak saya. Opsi saya selanjutnya adalah mengamati gaya belajar suami saya. Beruntung baginya menjadi bahan pengamatan saya karena penting juga bagi suami saya mengetahui gaya belajar yang seperti apa yang efektif bagi dirinya sendiri.


#hari2
#tantangan10hari
#gayabelajar
#KuliahBundSayIIP
Share:

Gaya Belajar (Day 1)

Ini materi yang saya tunggu-tunggu. Berawal dari baca postingan teman yang menceritakan pengamatannya mengenai gaya belajar anaknya, saya mulai tertarik mencari tahu Institut Ibu Profesional dan mengikutinya. Tapi ketika saatnya tiba, saya malah harus putar otak tentang bagaimana cara mengamati gaya belajar anak selagi saya LDR-an sama dia.

Secara teknis saya justru tidak akan bisa melakukan pengamatan, karena saya akan medelegasikannya kepada ibu saya sebagai orang yang memang secara langsung bisa berinteraksi dengan anak. Saya harap semuanya lancar.


#hari1
#tantangan10hari
#gayabelajar
#KuliahBundSayIIP
Share: