Sunday, November 16, 2014

Semoga, kali ini ...

'Hai apa kabar?'

Seruan cerianya pecahkan diam yang meraja. Si dungu itu akhirnya menunjukan batang hidungnya setelah berhari-hari menghilang tanpa kabar berita.

Reaksiku diam saja. Dia dungu, buat apa aku hiraukan sapaan yang hanya sebatas basa-basi baginya; padahal hatiku sudah dagdigdug tak karuan dibuatnya.

'Kau sudah makan? Aku akan pergi makan sebentar lagi!'

Sebuah kesempatan untuk berduaan dengan si dungu sekali lagi. Seharusnya tak akan aku sia-siakan kesempatan ini. Dia dungu, perhatianku dan kebersamaan kita tak dia terjemahkan dengan bahasa yang sama; semoga saja makan siang kali ini dia mengerti bahwa aku menyukainya.

Dengan cara yang sederhana,

hanya inginkan dia

tak hilang dari pandangan mata

Dalam suka ataupun duka

Dia ada

...

Share:

0 comments:

Post a Comment

Free to speak up is still under circumstances, no violence