Saturday, October 19, 2013

Sudahlah

Tegamu.

Aku tak mau membuat masalah sederhana ini menjadi rumit. Sulit untukku berdiri tegar seperti sekarang ini dengan semua yang terjadi. Butuh empat orang yang terus menyemangatiku, meyakinkan aku bahwa semesta ini masih ada untukku, Tuhan tak pernah tinggalkanku. Tidak seperti KAMU yang masuk menyelinap kedalam hati ini tanpa mau tahu apa aku mau lalu pergi menghilang seperti hantu.

Kamu sebut aku wanita jahat karena tak membalas rindumu?

Sudah sewindu aku mengenalmu, sejak kita masih memakai seragam berwarna biru. Aku mengagumimu, mengagumi bakatmu, juga kepribadianmu. Kau bahkan punya tempat spesial di hatiku. yang tak bisa terganti oleh orang-orang baru.

Kamu, lancangnya mengataiku!

Tanyakan pada para pujangga itu, apa salahmu! Kenyataannya kau baru saja bermain permainan rindu, disaat aku sudah jemu dan keluar dari permainan itu. Jadi jangan salahkan aku yang tak membalas rasa seperti yang kamu mau.


Okay, tulisan ini lebaaaayy banget cuma buat nanggepin kemunculan kamu yang setelah bertahun-tahun hilang. Hihihihi, anyway temooong, aku juga kangen kamuuuuuu. Jangan bilang aku jahat karna susah hubungi aku! We'll meet up and  talk much. It must be great have two little girls who'll conquer this strange city. yipeee...
Share:

0 comments:

Post a Comment

Free to speak up is still under circumstances, no violence