Tenebrae
Aku memasuki unit apartemen yang sudah lama kutinggalkan. Bu Dewi bilang, penyewanya telah pergi sejak lama. Untuk sementara, selama aku berada di kota ini, aku memilih kembali ke rumah yang dulu sempat kusewakan. Bu Dewi sudah membereskan sisa-sisa kekacauan yang ditinggalkan penyewa sebelumnya. Sudah menyalakan pendingin ruangan, mengganti seprai, memenuhi kulkas dengan buah, menyediakan air minum, dan lainnya agar aku bisa langsung menempatinya hari ini. Saat aku melangkah masuk, udara sejuk langsung menyergap. Aku merebahkan tubuhku di sofa yang sudah bersih divakum. Kini aku mendengar dengung pendingin ruangan dan detak jam dinding terasa terlalu nyaring di telingaku. Aku mematikannya. Menekan tombol daya pada remote, lalu setelah susah payah naik ke atas meja, aku melepas baterai dari jam dinding. Sunyi. Aku kembali duduk di sofa. Setelah mematikan kebisingan di ruangan itu, kini saatnya mematikan kebisingan di dalam kepalaku sendiri. "Aku rasa aku tidak lagi mencintaimu....




